kerryRabat, LiputanIslam.com — Menlu AS John Kerry kembali mengungkapkan pesimismenya atas perundingan damai Palestina-Israel. Ia menyebut upaya-upaya terakhir AS untuk mengatasi perbedaan pandangan antara Palestina dan Israel telah mengalami kegagalan.

Berbicara kepada kantor berita AS Associated Press di sela-sela kunjungannya di Rabat, Maroko, Jumat (4/4), Kerry mengatakan bahwa pemerintah Amerika akan mempertimbangkan kembali langkah-langkah selanjutnya apabila pembicaraan terakhir Palestina-Israel yang diberi tenggat waktu hingga bulan April ini, memberikan hasil positif. Namun sejauh ini, kata Kerry, upaya AS untuk menjembatani perbedaaan dasar kedua pihak telah mengalami kegagalan.

Palestina dan Israel tahun lalu berjanji untuk bisa mendapatkan kesepakatan pada akhir April 2014. Namun Kerry menilai perundingan keduanya tidak seperti yang diharapkan AS.

Israel, yang awalnya setuju untuk membebaskan para tahanan Palestina tiba-tiba minggu ini membatalkan keputusan tersebut sehingga pembicaraan damai kedua pihak menjadi semakin sulit. Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, hari Selasa (1/4), mengumumkan upaya Palestina untuk mendapatkan pengakuan lebih luas oleh PBB, sebagai respon atas langkah Israel tersebut.

“Mereka mengatakan akan melanjutkan (perundingan), namun kita tidak akan duduk di sana (untuk berunding),” kata Kerry.

“Israel memiliki kebiasaan untuk menghindari kesepakatan yang telah ditandatangani,” kata pejabat senior Palestina Abed Rabbo kepada AFP minggu ini. “Itulah sebabnya syarat untuk dilakukannya perundingan mendatang harus diubah secara radikal,” tambahnya.

“Sangat disayangkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, kedua pihak melakukan langkah-langkah yang membantu, dan itu adalah kenyataan yang bisa dilihat semua orang,” kata Kerry.

“Anda bisa berusaha keras, namun pihak-pihak yang berselisih itulah yang harus melakukan langkah fundamental,” tambahnya.(ca/russia today)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL