kerry_lavrovWashington DC, LiputanIslam.com — Menlu AS John Kerry akan bertemu dengan mitranya Menlu Rusia Sergei Lavrov pekan depan di Paris guna membahas berbagai isu. Masalah krisis Ukraina dan Suriah diatur sebagai agenda utama.

Juru bicara Deplu AS Jen Psaki menegaskan, kedua pemimpin akan bertemu di ibu kota Prancis setelah Kerry menghadiri pembicaraan di Kairo pada hari Minggu (12/10) mengenai pembangunan kembali Jalur Gaza setelah perang 50 hari dengan Israel.

Pertemuan mendatang di tengah upaya negara-negara Barat mempertahankan kesepakatan gencatan senjata 5 September di Ukraina yang telah dilanggar secara sistematis oleh kedua pihak yang bertikai.

Kerry, hari Rabu (8/10), memperingatkan Rusia bahwa jika Moskow tidak menarik pasukannya dari Ukraina timur, maka sanksi-sanksi tambahan AS dan Uni Eropa bisa diterapkan.

“Kami sepakat mengenai perlunya Rusia untuk menarik pasukannya segera dari Ukraina, untuk mengakhiri dukungan material separatis dan untuk memenuhi komitmen berdasarkan gencatan senjata Minsk,” kata Kerry setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond.

Amerika Serikat dan Uni Eropa telah memberlakukan berbagai sanksi terhadap Moskow atas aneksasi Semenanjung Krimea, Ukraina, dan dukungannya kepada kelompok separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

“Bersama dengan G-7, mitra Eropa kami dan sekutu lain, kita harus membuat jelas bahwa kita siap untuk berbuat lebih banyak lagi untuk memastikan bahwa tatanan internasional berlaku,” kata Kerry memperingatkan.

Setelah perjalanannya ke Paris, diplomat tertinggi AS kemudian akan melakukan perjalanan ke Wina untuk bertemu dengan mitranya dari Iran guna membahas program nuklir Teheran.(ca/ant)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL