CEO Presstv saat melakukan pertemuan dengan direktur Reuters di Moskow.

Moskow,LiputanIslam.com—Pejabat senior media Iran mengatakan pada Jum’at kemarin (5/4), bahwa kerjasama yang kini terjalin antara media Iran dan Rusia bisa menjadi penyeimbang dominasi media Barat.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Peyman Jebelli, CEO IRIB (Islamic Republic of Iran Broadcasting), usai melakukan pertemuan dengan Elexey Nikolof, direktur media Rusia Reuters, pada Jum’at di Moskow.

Jebelli mengatakan bahwa kebijakan diskriminatif yang dilakukan oleh Barat terhadap media Iran adalah buktinya.

Pengamat media Inggris, pada 2012, telah mencabut izin beroperasi media PressTV dan mengancam akan melakukan hal serupa pada Reuters.

Bahkan Facebook dan Twitter pun ikut menjatuhkan tindakan serupa pada media Rusia dan Iran yang berusaha meluruskan berita miring yang disampaikan oleh media-media Barat.

Nikolov menyebut banyak koresponden mereka yang ditekan oleh Barat, laman facebook dihapus, serta dituntut di pengadilan Barat.

Menyikapi sikap diskriminatif tersebut, Presstv dan Reuters telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi persoalan ini. Bahkan, tahun lalu, Jebelli dan Nikolov telah menandatangani MoU kerjasama di Tehran. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*