MenkeuJakarta, LiputanIslam.com–Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro berjanji akan meningkatkan pendapatan jajaran pegawai Direktorat Jenderal (ditjen) Pajak. Menurut dia hal ini dilakukan demi mendukung kebijakan reformasi pajak pemerintahan baru. Pekerjaan pegawai pajak akan bertambah berat dibandingkan sebelumnya sehingga perlu upah yang lebih tinggi.

Seperti dikutip Kompas (27/1/2015), Bambang mengatakan, rencana ini merupakan upaya untuk merangsang para pegawai pajak untuk menjalankan kebijakan pajak pemerintah.

“Ini satu-satunya jalan untuk menstimuli pegawai-pegawai pajak. Yaitu dengan upah yang lebih baik,” kata Bambang.

Ia menambahkan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran hingga Rp 5 triliun untuk mendukung rencana tersebut. “Dalam RAPBN kemarin sudah kami alokasikan Rp 5 triliun untuk meningkatkan kinerja pegawai-pegawai pajak kita,” jelas Bambang.

Menkeu juga mengatakan Indonesia masih butuh penerimaan yang besar dari pajak. Oleh karena itu kata dia tingkat pajak Indonesia pasti lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga, Singapura.

“Saya pikir Singapura tidak butuh pembangunan sebesar yang dibutuhkan Indonesia. Indonesia punya sekitar 250 juta penduduk, sedangkan Singapura hanya sekitar 5 juta. Apalagi dengan ukuran negara yang mungkin sebesar Kota Jakarta,” kata Bambang.

Dengan pertimbangan tersebut tidak mungkin Indonesia menyamakan tingkat pajak dengan Singapura sebesar 18 persen. Indonesia akan menerapkan tingkat pajak 25 persen.  Apalagi, bilapun tingkat pajak diturunkan sama sekali tidak menjamin perusahaan-perusahaan akan pindah ke Indonesia. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL