karnaval haitiPort au Prince, LiputanIslam.com — Setidaknya 18 orang tewas dalam sebuah kericuhan yang terjadi di tengah-tengah berlangsungnya karnaval di ibukota Haiti, Port au Prince, Selasa (17/2). Demikian kantor berita BBC News melaporkan.

Para saksi mata menyebutkan kericuhan itu dipicu adanya  kabel listrik yang menghalangi pawai karnaval. Beberapa orang dengan menggunakan tongkat berusaha menyingkirkan kabel tersebut, namun ternyata mereka terkena hubungan arus pendek. Beberapa orang tewas dan terluka akibat hubungan arus pendek itu, namun korban terbesar terjadi akibat terjadinya aksi saling berebut dan berdesak-desakan massa peserta yang panik.

Seorang dokter di sebuah rumah sakit mengatakan kepada BBC bahwa setidaknya 18 orang tewas dalam insiden itu. Sementara itu sekitar 60 orang lainnya mengalami luka-luka.

Presiden Michel Martelly menyatakan duka-cita atas insiden itu melalui akun resminya di Twitter.

“Simpati tulus dari saya kepada para korban insiden serius di Champ de Mars pada hari kedua karnaval,” tulis presiden.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL