Pendidikan-SMKN-2-Kota-Bekasi-OKE-1-300x207Bandung, LiputanIslam.com— Sensor touch security (STS) adalah alat pengaman sepeda motor agar terhindar dari tindak pencurian. Alat ini bukan buatan pabrik, tapi hasil ciptaan Oktavia, siswi SMKN 2 Kota Bekasi. Hasil karya inilah yang mengantar Oktavia meraih juara ketiga dalam lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Jawa Barat, awal Mei 2014. Berkat prestasinya itu, siswi Kelas 11 Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) ini berhak mewakili Jawa Barat dalam lomba serupa tingkat nasional yang akan diadakan di Samarinda pada 19-23 Juni 2014.

Aksi pencurian sepeda motor yang makin marak belakangan ini menjadi dasar gagasan Oktavia menciptakan alat STS. Sebab, STS berfungsi melindungi sepeda motor dari aksi pencurian. Oktavia menjelaskan, STS berbentuk PCB hitam yang dibungkus dengan bahan kedap air. Dengan menggunakan kabel, alat ini dihubungkan ke aki sebagai sumber listrik, koil, dan klakson sepeda motor.

Ada tiga cara sistem kerja STS. Pertama, menggunakan saklar togel biasa yang tidak bisa dikontak walaupun menggunakan kunci kontak duplikat. Kedua, menggunakan saklar sentuh yang diletakkan pada bagian tersembunyi di sepeda motor. “Ketika motor diparkir, sentuh saklarnya agar mesin motor tidak bisa dihidupkan. Tapi,  jangan lupa menyentuh kembali saklarnya ketika hendak menghidupkan mesin,” papar Oktavia.

Jika kedua cara tersebut masih gagal, ada cara ketiga, yakni menggunakan remote control yang dapatmematikan mesin motor pada jarak maksimal 150 meter. Alat tersebut dinilai efektif untuk melindungi sepeda motor dari aksi pencurian. “Biaya perakitan STS ini hanya Rp 267 ribu,” tutur Oktavia.

Menanggapi prestasi yang diraih anak didiknya, Wakil Kepala SMKN 2 Kota Bekasi Rebo mengaku bangga melihat anak didiknya berhasil mengimplementasikan teori ke praktek. “Ide mereka membuat STS sangat cerdas dan inovatif,” kata Rebo yang juga guru pembimbing Oktavia.

Di tengah maraknya pencurian sepeda motor, Rebo optimistis produk STS buatan anak didiknya akan laku di pasaran. Itu sebabnya, Rebo bersama tim SMKN 2 Kota Bekasi akan terus melakukan penyempurnaan hingga STS layak jual. (ph/Detikforum.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL