khalid abubakarKualalumpur, LiputanIslam.com — Setelah 3 minggu lebih pencarian tiada hasil atas pesawat Malaysia Airlines MH370, suara pesimis akhirnya disampaikan langsung oleh pejabat tertinggi Malaysia yang bertanggungjawab atas penyelidikan kasus ini.

“Pada akhir penyelidikan ini, kita mungkin tidak akan menemukan penyebabnya. Kita mungkin tidak akan menemukan penyebab kejadian ini,” kata Kepala Kepolisian Malaysia  Khalid Abu Bakar kepada wartawan, hari Rabu (2/4).

Puluhan pesawat dan kapal laut dari tujuh negara terus mencari jejak MH370 di Samudra Hindia, tanpa hasil. Bahkan Otoritas Keselamatan Malaysia (AMSA) menyatakan tidak ada perkembangan signifikan terkait dengan pencarian MH370.

Saat ini, kepolisian Malaysia fokus ke empat penyelidikan: sabotase, pembajakan, masalah pribadi, dan psikologi penumpang serta awak kapal. “Setiap hal, sekecil apapun, harus dikuak dengan jelas. Meski ada kemungkinan kita tidak akan pernah tahu penyebab kecelakaan.”

Menjelang kunjungan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ke Australia, sebuah kapal selam Inggris tiba di Samudra Hindia untuk membantu pencarian MH370. Dikutip dari Malaysia Insider, AL Inggris menyatakan kapal selam ini memiliki kemampuan modern untuk pencarian bawah air, hingga bisa menemukan pesawat yang hilang.

Pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines hilang dari radar pada 8 Maret 2014. Kala itu, MH370 tengah mengangkut 239 penumpang serta awak pesawat dengan rute Kuala Lumpur-Beijing. Setelah mengakhiri komunikasi dengan petugas menara KLIA, pesawat penumpang raksasa itu tidak diketahui lagi arahnya.(ca/tempo.co/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL