direktur deaWashington DC, LiputanIslam.com — Direktur Badan Anti-Narkoba AS (DEA) Michele M. Leonhart manyatakan niatnya untuk mundur dari jabatannya bulan depan setelah mencuatnya skandal seks yang melibatkan anak buahnya serta pelanggaran atas kebijakan anti-narkoba pemerintah AS. Demikian pernyataan Jaksa Agung Eric H. Holder hari Selasa (21/4) seperti dilansir BBC News hari ini.

Keputusan pengunduran diri itu setelah dalam dengar pendapat dengan Congress minggu lalu sejumlah anggota parlemen AS menyatakan kemarahan atas kegagalannya menangani kasus ‘pesta seks’ agen-agen DEA di Colombia yang dibiayai oleh kartel-kartel obat bius setempat.

Leonhart (59 tahun) juga dianggap bertentangan dengan kebijakan pemerintah pusat atas marijuana, dimana ia menolak legalisasi marijuana di negara bagian Colorado dan Washington yang telah disetujui Presiden Obama. Ia juga menolak pemberian keringanan hukuman bagi pengguna marijuana.

Leonhart yang telah bekerja di DEA selama 35 tahun dan 5 tahun di antaranya menjadi pimpinannya, disebut Holder sebagai ‘perintis persamaan’ dan ‘teman baik yang dalam tahun-tahun terakhir mendapatkan tuduhan kesalahan menejemen’.

Pengunduran diri Leonhart tersebut diperkirakan akan memantik ketegangan baru antara pemerintah dan Congress yang didominasi kubu oposisi Partai Republik. Obama diperkirakan akan memilih pejabat yang lebih liberal dalam masalah marijuana, sementara Congress menghendaki pejabat yang lebih keras.

Dalam skandal seks yang dilakukan agen-agen DEA di Colombia, 7 agen DEA yang mengakui terlibat hanya mendapat skorsing selama 10 hari. Kepada para anggota Congress Leonhart mengatakan dirinya tidak berdaya untuk melakukan tindakan lebih keras seperti pemecatan.

Terkait dengan hal ini Jaksa Agung Eric Holder telah memerintahkan perubahan peraturan internal DEA, termasuk yang berkaitan dengan prosedur-prosedur investigasi pelanggaran tindakan disiplin anggota-anggotanya. Demikian Emily Pierce, Jubir Kejaksaan Agung AS.

Setelah dengar pendapat di Congress tersebut Jubir Gedung Putih Josh Earnest mengisyaratkan ketidak-sukaan terhadap Leonhart. Alih-alih memberikan dukungan, Earnest mengatakan bahwa tuduhan terhadap Leonhart sebagai sesuatu yang ‘mengganggu’ dan bahwa Presiden Obama ‘telah berharap banyak’ pada kepemimpinan Leonhart di DEA.

Tahun lalu, dalam pernyataan tertutup di hadapan para pejabat penegak hukum Leonhart disebut-sebut telah mengecam pernyataan Presiden Obama yang dalam wawancara dengan majalah The New Yorker, menyebut bahwa marijuana tidak lebih berbahaya daripada alkohol.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL