Sumber: nawacitapost.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan penerapan sistem satu arah (one way) pada mudik Lebaran lalu menaikan omzet pedagang di sepanjang jalur Pantura.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenhub Sugihardjo menyampaikan, penerapan sistem satu arah memberikan dampak yang besar terhadap ekonomi. Sebab, skema tersebut membuat kendaraan yang jalurnya digunakan beralih ke jalan arteri sehingga membuat pedagang atau rumah makan di jalan arteri mengalami peningkatan omset penjualan.

Baca: Audit Perizinan Penerbangan, Kemenhub Gandeng KPK

“Mereka mengaku bahwa omzet naik 300 persen karena pemberlakuan sistem tersebut,” kata Sugihardjo, Jumat (14/6).

Dia menyebutkan, para pedagang Pantura mengaku senang dengan permberlakukan sistem one way karena bisa meningkatkan pendapatan mereka.

“Saya juga survei dan ikut makan buka puasa di restoran-restoran di Pantura, mereka juga senang dengan adanya kebijakan one way,” paparnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan Kemenhub, masyarakat merasa senang dengan skema one way. Dari jumlah responden 2.351 orang, 75,94 persen tercatat cukup puas dengan pemberlakuan sistem tersebut karena bisa memangkas kemacetan.

“Mereka menyatakan setuju dengan penerapan One way. Memang ada saran terutama berkaitan dengan rest area yang jumlah toilet wanitanya harus lebih banyak dari pria dan tindakan tegas bagi pengemudi yang parkir di bahu jalan,” ujarnya. (sh/cnnindonesia/liputan6)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*