wamendikbudJakarta, LiputanIslam.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan penjelasan terkait disebutnya nama Gubernur DKI Joko Widodo di soal Ujian Nasional (UN) SMA 2014. Menurutnya, soal itu dibuat jauh sebelum pencapresan Jokowi oleh PDIP.

“Pembuatan soal sudah sesuai dengan standar prosedur yang berlaku. Penyusunan soal UN 2013/2014 dilakukan sejak Juli 2013. Jadi jauh dari bursa capres yang dilakukan baru-baru ini,” kata Wamendikbud Musliar Kasim dalam konferensi pers di kantor Kemendikbud, Selasa (15/4).

Musliar juga menyebutkan, pembuat soal itu merupakan bagian dari kementerian yang terdiri dari guru, para ahli, perwakilan dari universitas, dan lain-lain. Kisi-kisi soal UN 2014 itu juga sudah ada sejak 2012.

Soal UN SMA/MA dalam mata pelajaran bahasa Indonesia dipersoalkan dan dinilai bernuansa politis. Namun yang jelas, salah seorang siswa SMA di Yogyakarta memastikan kevalidan soal itu. Menurut siswa tersebut, ada dua soal tentang Jokowi di pelajaran Bahasa Indonesia. Diinformasikan ada 2 soal tentang Jokowi di UN SMA itu, salah satu soalnya berbunyi sebagai berikut:

Ir H. Joko Widodo lahir di Surakarta 21 Juni 1961, merupakan alumnus UGM. Sejak 15 Oktober, Jokowi menjabat sebagai gubernur DKI. Tokoh yang jujur dan selalu bekerja keras ini dikenal dengan gaya blusukannya ke pelosok ibukota. Berbagai penghargaan telah beliau raih, antara lain ia termasuk salah satu tokoh terbaik dalam pengabdiannya kepada rakyat.

Sebagai tokoh seni dan budaya, beliau dinilai paling bersih dari korupsi. Namun demikian, usahanya di bidang upah minimum provinsi (UMP) mengalami kendala oleh tindakan buruh yang memanggil kembali perwakilannya saat sidang berlangsung. Buah dari pertemuan tersebut, dewan pengupahan menetapkan upah Rp 2,2 juta.

Selain itu ada juga soal tentang “Keteladanan Jokowi”.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL