muhaimin-iskandarJakarta, LiputanIslam.com — Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mangancam akan mengambil alih pengelolaan Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah daerah di provinsi dan kabupaten/kota yang terbengkalai dan tidak berfungsi secara optimal.

Hal itu disampaikan Menakertrans Muhaimin Iskandar di Jakarta, Rabu (25/6), usai melakukan kunjungan kerja di Balai Besar Latihan Kerja Industri di Medan, Sumatera Utara, sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara.

“Bila pemerintah daerah tidak mampu mengelola dan memanfaatkan keberadaan BLK, maka kami siap mengambil alih pengelolaan dan aset BLK melalui kesepakatan bersama,” kata Muhaimin Iskandar.

Menurut Muhaimin, dengan pengambil-alihan pengelolaan itu diharapkan dapat meningkatkan kinerja BLK-BLK dan memberikan manfaat yang maksimal untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan keterampilan dan kompetensi pekerja di daerah.

Data Kemenakertrans terakhir menyebutkan, dari 252 BLK milik pemda hanya 10 persen yang memiliki kondisi infrastruktur dan fasilitas yang baik, 49 persen kondisinya sedang dan 41 persen sisanya kondisinya dikategorikan buruk.

Muhaimin mengatakan saat ini sebagian besar BLK di daerah-daerah belum memiliki kualitas, kapasitas pelatihan dan instruktur yang memadai. Masih banyak balai latihan kerja UPTD (Unit Pelayanan Teknis Daerah) milik Pemda yang memerlukan pembenahan menyeluruh.

“Ada beberapa aspek yang harus dibenahi yaitu infrastruktur dan peralatan pelatihan, kuantitas dan kualitas instruktur, metode dan kurikulum pelatihan serta manajemen pengelolaan BLK itu sendiri,” ujar Muhaimin.

“Pemerintah daerah seringkali tidak memiliki anggaran yang cukup untuk mengelola BLK, padahal BLK sangat penting mencetak tenaga kerja yang dibutuhkan pasar kerja dan industri,” tambah Muhaimin.

Pemda diminta lebih serius mengelola dan mengembangkan BLK dengan meningkatkan alokasi anggaran serta merintis kemitraan yang kreatif dengan perusahaan-perusahaan swasta.

Keberadaan BLK harus dimanfaatkan secara maksimal karena terbukti efektif dalam meningkatkan ketrampilan dan kompetensi para pencari kerja,  karena program pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan industri.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL