À¯´ë±Õ üÆ÷ ½ÇÆÐSeoul, LiputanIslam.com — Putra tertua pemilik kapal feri Sewol yang tenggelam dan menewaskan 300 penumpangnya April lalu, Yoo Dae-gyun, akhirnya berhasil ditangkap polisi Korsel, Jumat (25/7), setelah buron selama 2 bulan lebih. Namun penangkapan tersebut tidak mampu meredam pertanyaan publik mengenai tewasnya sang ayah, pemilik perusahaan operator feri Sewol yang menjadi tersangka utama musibah tenggelamnya feri Sewol.

Yoo Dae-gyun ditangkap dari sebuah kantor di selatan Seoul bersama seorang wanita yang dituduh membantu pelariannya. Demikian keterangan kepolisian metro Incheon, sebagaimana dilaporkan BBC News Jumat (25/7).

Yoo adalah pemilik mayoritas saham Chonghaejin Marine Co, perusahaan operator feri Sewol. Ayahnya, Yoo Byung-eun, adalah pendiri perusahaan tersebut.

Selama berbulan-bulan otoritas keamanan Korsel melakukan penyeidikan serius tentang tenggelamnya feri Sewol, dan menemukan adanya praktik pengangkutan barang melebihi batas maksimal. Dari kelebihan angkutan itulah keluarga Yoo memperoleh keuntungan gelap yang menggiurkan.

Penyidik menyatakan feri Sewol tenggelam karena kelebihan muatan di samping prosedur pengangkutan barang-barang yang tidak sesuai ketentuan.

Tiga hari sebelumnya polisi menyatakan Yoo Byung-eun telah tewas, berdasarkan bukti DNA dari sesosok mayat yang ditemukan polisi tanggal 12 Juni lalu.

Jeda waktu yang terlalu lama antara penemuan mayat dan pernyataan polisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik tentang kinerja aparat penyidik yang menangani masalah ini. Polisi awalnya menyangka mayat tersebut adalah seorang gelandangan, meski mayat itu ditemukan di daerah yang tidak jauh dengan tempat persembunyian Yoo yang sempat digeledah polisi.

Hari Selasa (22/7) polisi menyatakan telah meninggalnya Yoo Byung-eun, namun menyatakan tidak mengetahui penyebab kematiannya dengan dalih, mayatnya sudah terlalu lama membusuk.

Atas kecurigaan publik itu, seorang jaksa penyidik telah mengundurkan diri dan 2 polisi senior telah dipecat dari jabatannya. Namun para politisi oposisi menuntut pengunduran diri pejabat penyidik yang lebih tinggi dan disertai penyelidikan yang lebih luas.

Sebagai seorang milyarder, Yoo Byung-eun tentu memiliki koneksi tingkat tinggi dalam pemerintahan. Inilah yang menjadi kecurigaan publik tentang penyebab kematiannya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL