mh17Melbourne, LiputanIslam.com — Kecewa dengan penyelidikan kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH17 yang dipimpin Belanda, keluarga korban menuntut agar PBB mengambil alih penyelidikan.

Sebagaimana dilaporkan Reuters, Sabtu (6/12), pengacara Bob Van der Goen dari Belanda telah mengajukan surat kepada Perdana Menteri Mark Rutte, hari Jumat (5/12), berisi kecaman atas kegagalan otoritas Belanda dalam melakukan penyelidikan kecelakaan yang menewaskan hampir 300 penumpang dan awak tersebut. Surat tersebut mengatasnamakan 20 anggota keluarga korban dari berbagai negara.

Menyebut penyelidikan yang dipimpin Belanda sebagai “gagal total”, dalam surat tersebut, Van der Goen juga menuntut agar penyelidikan diserahkan kepada PBB. Goen juga telah mengajukan surat yang sama ke PBB.

“Tidak ada yang tahu siapa melakukan apa. Tidak ada koordinasi, tidak ada kepemimpinan yang dilakukan Belanda,” kata Bob van der Goen kepada Reuters.

Secara terpisah seorang ibu dari korban kecelakaan asal Jerman telah mengajukan tuntutan hukum kepada pemerintah Ukraina di Pengadilan Eropa, karena dianggap mengabaikan keamanan pesawat penumpang demi mendapatkan fee penerbangan dari pesawat yang melintas.

Sementara itu Perdana Menteri Rutte pada hari Jumat (5/12) mengatakan bahwa tim penyelidik dari Belanda telah kembali ke Belanda setelah berada di lokasi kecelakaan di wilayah Donetsk, Ukraina.

Menanggapi kecaman-kecaman dan tuntutan itu, Rutte pun berdalih: “Kami sudah melakukan apapun yang bisa dilakukan. Berdasar pada sitausi kemaanan dan cuaca tidak ada yang bisa dilakukan lebih baik lagi,” kata Rutte kepada Reuters.

Pesawat MH17 jatuh jatuh pada tanggal 17 Juli dalam penerbangan antara Amsterdam menuju Kualalumpur, menewaskan 298 orang di dalamnya.

Ukraina dan negara-negara barat sempat menuduh pemberontak Ukraina yang dibantu oleh Rusia sebagai pelaku penembakan pesawat itu. Namun Rusia balik menuduh Ukraina lah sebagai pelakunya berdasarkan gambar satelit yang menunjukkan keberadaan pesawat tempur Ukraina di dekat MH17.

Baru-baru ini media-media massa Rusia bahkan merilis gambar satelit yang menunjukkan pesawat tempur Ukraina tengah menembakkan rudal ke arah MH17. Mereka mengklaim gambar tersebut berasal dari satelit milik AS, dan AS telah mengetahui hal itu sejak lama.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL