Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS menolak melepaskan anak-anak imigran dari penjara, kecuali keluarga dari anak tersebut membayar harga yang tinggi untuk biaya transportasi.

Berdasarkan laporan dari The New York Times  pada Senin (2/7/18), orangtua dan saudara yang terpisah dari anak-anak imigran ini dipaksa membayar ratusan sampai ribuan dollar untuk menutupi biaya transportasi, yaitu satu tiket pesawat untuk anak dan satu untuk pendamping dewasa.

Seorang imigran dari Guatemala dilaporkan membayar $2.500 untuk memindahkan 2 anak remaja dari Texas ke New York. Seorang pria California membayar $1.400 untuk biaya transportasi keponakannya dari Texas ke Los Angeles. Lalu ada seorang wanita dari Salvador dimintai uang $4.000 untuk penerbangan keponakannya dari Texas ke California.

Kebijakan pemisahan keluarga imigran oleh pemerintah AS kadang membuat orangtua juga dimasukkan ke penjara. Oleh karena itu, biaya pembebasan anak yang mahal itu dialihkan ke saudara-saudara mereka.

Karena kecaman yang sangat besar dari warga Amerika, Presiden AS Trump telah mengakhiri praktik pemisahan keluarga imigran di bawah kebijakan “toleransi nol”.

Namun, hal itu tidak mengakhiri penderitaan lebih dari 2.000 anak yang dipisah dari orangtua mereka sejak beberapa bulan terakhir. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*