Charlottesville, LiputanIslam.com–Kelompok nasionalis kulit putih, termasuk pemimpin alt-right Richard Spencer, telah kembali ke Charlottesville, Virginia, untuk mengadakan demonstrasi kembali setelah dua bulan terjadinya tragedi berdarah di kota itu.

Spencer memimpin kelompok beranggotakan 36 nasionalis kulit putih, yang berkumpul di dekat patung Robert E. Lee di Emancipation Park, sembari meneriakkan slogan “kalian tidak akan menggantikan kami” dan “kami akan kembali,” seperti dilansir oleh media CBS.

Kelompok tersebut menyebut aksi itu dengan nama “Charlottesville 3.0” dan berjanji akan menggelar demonstrasi yang sama di masa mendatang.

Walikota Charlottesville, Mike Signer, mengecam aksi tersebut dalam sebuah tweet dan mengatakan pemerintah sedang mencari opsi legal untuk membubarkan itu.

“Kunjungan tercela lain dari pengecut neo-Nazi,” tulis Signer. “Kalian tidak diterima di sini! Pergi dari sini!”

Polisi dikerahkan dalam aksi ini, namun tidak ada laporan kekerasan atau penangkapan.

Pada pertengahan Agustus lalu, ribuan anggota supremasi kulit putih, anggota KKK, dan neo-Nazi turun ke jalanan Charlottesville dalam demonstrasi bertajuk “Unite the Right”. Aksi tersebut berujung ke tindak kekerasan. Seorang pria berumur 20 tahun menabrakkan mobilnya ke kelompok anti-supremasi dan membunuh seorang wanita dan melukai 20 lainnya.

Kejadian tersebut menimbulkan perdebatan nasional mengenai hubungan rasial di AS. (ra/presstv)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL