Barak Obama-United States-PoliticsWashington, LiputanIslam.com — Berapa kekayaan Presiden AS Barack Obama? Bagaimana jika dibandingkan dengan para pejabat Indonesia?

Berdasarkan laporan kekayaan yang dibuat bulan April lalu, Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, melaporkan bahwa jumlah kekayaan mereka adalah berkisar antara $1,95 juta hingga $7,15 juta (sekitar Rp 75 miliar). Dari jumlah itu senilai $1 juta hingga $5 juta berbentuk surat berharga).

Laporan dari otoritas perpajakan AS tersebut muncul ke publik pada hari Kamis kemarin (15/5).

Selain kekayaan, Obama dan istrinya juga melaporkan pendapatan mereka yang sebagian besar berasal dari gaji presiden tahun lalu. Dengan gaji tahunan sebagai presiden sebesar $400.000, pendapataan Obama tahun lalu mencapai $503.183 atau lebih dari Rp 5 miliar. Obama juga melaporkan penghasilan tambahan lainnya berupa royalti buku dan keuntungan investasi yang nilainya antara $180.000 dan $482.000.

Presiden Obama juga melaporkan propertinya di Chicago senilai antara $500.000 dan $1 juta yang masih dalam skema kredit selama 30 tahun dengan tingkat bunga 5,625 persen.

Dari daftar gaji para kepala negara yang dirilis majalah The Economist pada tahun 2010 diketahui bahwa gaji tahunan Presiden Obama menempati urutan ke-empat di dunia, di bawah PM Singapura ($2,183 juta), Pemimpin Daerah Istimewa Hongkong ($513.000) dan Presiden Kenya ($427.000).

Lalu bagaimana jika dibandingkan dengan pejabat Indonesia?

Dari Laporan KPK akhir tahun lalu, kekayaan Barack Obama ternyata masih kalah jauh dibandingkan kekayaan Bupati Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang mencapai Rp 103 miliar. Obama juga kalah kaya dibandingkan Menperin MS Hidayat yang kekayaannya mencapai Rp 128 miliar, atau Gubernur BI Agus Martowardoyo yang kekayaannya mencapai Rp 87 miliar.

Presiden SBY sendiri berdasarkan laporan kekayaan kepada KPK memiliki kekayaan sebesar Rp 11 miliar. Namun angka tersebut menjadi sorotan publik dan dianggap tidak valid setelah beliau menggelar pesta pernikahan mewah anaknya yang diperkirakan menelan biaya miliaran rupiah.(ca/strait times/the economist)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL