mobil listrik indonesia di korsel (foto:detik)

mobil listrik indonesia di korsel (foto:detik)

Jakarta, LiputanIslam.com–Ilmuwan Indonesia tak habis-habisnya membuat karya yang membanggakan, salah satunya mobil listrik. Mobil listrik karya putra-putri tanah air ini terdiri dari berbagai jenis, ada yang masih berbentuk purwarupa (prototype), tapi ada juga yang tinggal menunggu syarat kelayakan dari pemerintah. Ada yang berbentuk sport, city car, sampai bus.

Dua mobil listrik yang luas dibincangkan oleh masyarakat adalah karya Ricky Elson, yaitu mobil yang diberi nama Selo dan Gendhis. Sayangnya, hingga kini izin produksi massal mobil listrik karyanya itu tak jua dikeluarkan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).  Akhirnya Ricky pun memutuskan kembali ke Jepang, negara tempatnya menimba ilmu dan bekerja selama 14 tahun.

Kementerian Riset dan Tekonologi (Ristek) sendiri juga meluncurkan prototipe minibus listrik berkapasitas 15 orang penumpang.

Selain itu, ada juga mobil listrik berupa bus dengan kapasitas 18 penumpang termasuk pengemudi. Bus listrik bernama Dasep ini dikembangkan PT Sarimas Ahmadi Pratama di Depok, Jawa Barat. Bus ini difasilitasi 2 pintu otomatis untuk ke luar masuk penumpang, serta tidak mengeluarkan suara yang bising saat melaju seperti bus berbahan bakar minyak (BBM).

Menang di Korea

Bulan Mei lalu, mahasiswa Yogyakarta berhasil membuat mobil hybrid dan listrik yang menang dalam kejuaraan International Student Green Car Competition 2014, di Korea. Tim yang dikenal dengan Garuda UNY Racing Team (GURT) berhasil meraih peringkat satu dan tiga di kategori acceleration.

Garuda UNY Racing Team telah mendobrak Korea Selatan di hari pertama pelaksanaan 2014 International Student Green Car Competition. Kedua tim yang masing-masing mengusung EVO (Electric Vehicle Odyssey) dan HYVO (Hybrid Vehicle Odyssey) sebagai jago lajunya mampu bersaing dan mengungguli lawan-lawan yang berasal dari negara-negara di Asia.

Perjalanan menuju mobil listrik nasional memang belum mulus, tapi setidaknya Indonesia sudah mampu menghasilkan produk dalam negeri yang mumpuni. (dw/dari berbagai sumber)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL