bos totalMoskow, LiputanIslam.com — Sebuah kecelakaan pesawat di Moskow menewaskan pimpinan (CEO) perusahaan migas raksasa Perancis, Total. Pesawat tersebut jatuh setelah menabrak sebuah mesin mengering salju bandara.

“Malam ini, sebuah pesawat jatuh setelah menabrak mesin mengering salju. Tiga kru pesawat dan seorang penumpangnya tewas,” kata kata jubir bandara Moskow Elena Krylova, Senin (20/10) malam, sebagaimana dilaporkan BBC News.

“Saya bisa pastikan bahwa penumpang tersebut adalah pimpinan Total (Christophe) de Margeriede,” tambahnya.

Christophe de Margerie telah menjadi pimpinan perusahaan migas terbesar ketiga Eropa itu sejak tahun 2007. Total sendiri sudah mengkonfirmasi kabar kecelakaan maut itu.

Kementrian Penanggulangan Kecelakaan Rusia dalam pernyataannya menyebutkan bahwa pesawat yang mengalami kecelakaan adalah pesawat jet pribadi jenis Falcon-50, yang jatuh tepat sebelum Senin tengah malam waktu Moskow.

Pesawat itu hendak terbang menuju Paris ketika terjatuh sebelum tinggal landas. Ketiga awak pesawat adalah warga Perancis.

De Margerie adalah figur yang paling dihormati di Total. Menghabiskan seluruh kariernya di Total, ia diberi julukan sebagai “Big Moustache” di kalangan internal Total. Ia bergabung dengan Total setelah lulus sarjana di Ecole Superieure de Commerce, Paris, tahun 1974.

John Hofmeister, mantan bos saingan Total, Shell Oil, mengatakan kepada BBC: “Ini adalah kehilangan besar bagi industri ini (Total) dan fokusnya di masa depan.”

Salah satu keberhasilan utama De Margerie selama memimpin Total adalah mengelakkan perusahaannya dari tuduhan tindakan korupsi dalam program Minyak untuk Makanan PBB di Irak. Ia juga berhasil mempertahankan investasinya di Iran dan Burma meski kedua negara itu mendapatkan sanksi dari negara-negara barat.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL