amos yeeSingapura, LiputanIslam.com — Seorang remaja Singapura ditangkap polisi setelah memposting video berisi pesan kecaman terhadap almarhum Lee Kuan Yew pada hari pemakamannya, Minggu (29/3).

Seperti dilansir BBC News, Senin (30/3), Amos Yee (17 tahun) selain mengecam Lee, remaja itu juga menyinggung perasaan orang-orang Kristen dalam postingannya.

Lebih dari 20 laporan dikirimkan kepada kepolisian terkait video online tersebut hingga memicu reaksi keras publik Singapura yang masih bersedih dengan meninggalnya Lee.

Lee dianggap berhasil membangun Singapura dengan ‘tangan besi’, inilah sisi buruk yang tampak di sebagian kecil masyarakat seperti Amos. Dalam video berdurasi 8 menitnya yang diunggah hari Jumat (27/3), Amos menyatakan kegembiraannya atas meninggalnya Lee dan mengungkapkan kecamannya pada gaya kepemimpinan Lee. Tidak hanya itu, ia juga mengecam orang-orang Kristen.

Tidak disebutkan agama Amos, meski dilihat dari namanya ada kemungkinan ia adalah seorang keturunan yahudi. Sebagaimana diketahui, orang-orang yahudi sebenarnya cukup eksis di Singapura sejak masa kolonial, meski keberadaan mereka masih diselimuti misteri. Perdana menteri pertama Singapura David Saul Marshall yang memimpin Singapura tahun 1955-1956, atau sebelum munculnya Lee Kuan Yew, adalah juga seorang yahudi-Arab.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*