pohon tumbang di KRB (foto:Detik.com)

pohon tumbang di KRB (foto:Detik.com)

Bogor, LiputanIslam.com–Lima orang pengunjung Kebun Raya Bogor (KRB) tewas tertimpa pohon. Pihak KRB mengklaim pihaknya setiap hari selalu melakukan pengawasan terhadap pohon-pohon secara visual. Namun, KRB tidak memiliki alat yang mampu mendeteksi pohon yang berpotensi tumbang. Pohon damar maut itu dari luar terlihat kokoh namun di dalamnya rapuh dimakan rayap.

Hari Minggu (11/1/2015) menjadi hari duka cita bagi keluarga besar karyawan PT. Asalta Mandiri Agung. Mereka berkumpul di Kebun Raya Bogor untuk berdiskusi mengenai Upah Minimum Kabupaten (UMK). Setelah tiba di KRB pada pukul 9 pagi, mereka mencari-cari lokasi yang nyaman untuk duduk-duduk. Sebuah pohon Damar Agatis yang berada di area Jalan Astrid menjadi pilihan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, acara diskusi pun dimulai, diawali dengan sambutan dari Serikat Buruh. Acara baru berjalan sekitar 15 menit, tiba-tiba pohon Damar yang berdiameter 90 cm dan tinggi sekira 15 meter itu roboh dan menimpa para karyawan.

“Kejadiannya hitungan detik. Banyak yang belum sempat menyelamatkan diri. Banyak teman-teman yang saling bertubrukan pas menyelamatkan diri,” kisah salah seorang karyawan yang selamat, Sukma (28), seperti dikutip okezone.com

Ada 29 orang yang tertimpa batang pohon. Empat di antaranya tewas seketika, satu orang tewas di rumah sakit, dan lainnya menderita luka-luka.

KRB Klaim Sudah Melakukan Pengawasan

Pihak KRB mengklaim selalu melakukan pengawasan terhadap pohon-pohon terutama yang sudah berusia tua. Namun, KRB belum memiliki alat untuk mendeteksi pohon.

“Setiap hari kami lakukan pemeriksaan secara visual. Namun untuk alat pendeteksi sebenarnya ada tapi kita belum punya,” kata perwakilan KRB kepada wartawan, Minggu (11/1/2015).

Secara kasat mata pohon yang tumbang itu masih dalam kondisi bagus. Namun, di bagian dalam batang pohon sudah keropos dan banyak rayapnya. Usia pohon diperkirakan 50 tahun lebih.

KRB juga menjanjikan akan menanggung semua biaya pengobatan dan membayar asuransi korban tewas. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*