penumpang palsuMedan, LiputanIslam.com — Berbagai keanehan terjadi di seputar musibah pesawat Malaysia Airlines yang hilang dalam penerbangan antara Kualalumpur menuju Beijing, Sabtu dini hari tanggal 8 Maret 2014 lalu.

Namun ternyata keanehan yang paling menyolok mata adalah foto “palsu” 2 penumpang asal Iran yang disebut-sebut menggunakan passpor palsu. Dan tragisnya, seluruh dunia mempercaya gambar tersebut sebelum beberapa orang yang kritis mendapatkan bahwa foto tersebut palsu.

Lihatlah dengan cermat bagian bawah foto penumpang Iran sebelah kiri yang tidak lain adalah “copy paste” dari gambar foto sebelah kanan, namun dengan teknik pohotoshop yang sangat buruk.

Kebohongan ini berhasil didapatkan LiputanIslam dari situs Washington Post tgl 11 Maret lalu yang di-reposting oleh situs independen thetruthseeker.co.uk 2 hari kemudian (link di dini: http://www.washingtonpost.com/blogs/worldviews/wp/2014/03/11/how-two-iranian-guys-apparently-heading-to-europe-ended-up-on-a-malaysian-flight-to-china/)

Foto ini pertama kali menyebar di media massa setelah ditunjukkan oleh otoritas penerbangan Malaysia dan hingga saat ini tidak ada komentar apapun dari otoritas Malaysia setelah terbongkarnya kebohongan foto tersebut.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa sistem keamanan bandara-bandara internasional akan dengan mudah mendeteksi passport palsu yang telah dilaporkan kehilangannya sebagaimana passpor yang digunakan 2 penumpang asal Iran tersebut. Selain itu Adam Taylor, penulis dalam artikel di atas juga mempertanyakan, mengapa seorang warga Iran yang hendak mencari suaka di Jerman, dengan keuangan yang terbatas, harus berputar-putar ribuan mil menuju Malaysia, dan kemudian Cina.(ca/washingtonpost/thetruthseeker.co.uk)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL