kebocoran minyak asLos Angeles, LiputanIslam.com — Sekitar 105.000 galon atau 400.000 liter minyak mentah tumpah ke pantai Kalifornia, AS, akibat kebocoran pipa minyak yang terjadi hari Selasa (19/5).

Mengutip laporan Associated Press, Rabu (20/5), Russia Today menyebutkan, pihak satuan Pengawal Pantai (Coast Guard) awalnya memperkirakan jumlah minyak yang bocor sekitar 21.000 galon (1 galon = 3,785 liter), namun operator pipa minyak Plains All American Pipeline memperkirakan jumlahnya bisa mencapai 105.000 galon.

Jenis minyak yang tumpah itu dipastikan adalah minyak mentah, dan wilayah yang terpapar oleh tumpahan minyak mencapai 9 mil di sepanjang pantai Refugio Beach, Santa Barbara.

Pipa minyak yang bocor tersebut berada di daratan, namun tumpahan minyak akhirnya mengalir ke lautan Pasifik.

Akibat kebocoran itu kawasan pantai Refugio Beach telah ditutup, demikian juga kawasan pantai El Capitan State Beach.

Menurut laporan LA Times, pipa yang bocor itu dibangun tahun 1991 dan belum pernah mengalami kebocoran sebelumnya. Pipa tersebut memiliki kapasitas mengalirkan 150.000 barrel minyak setiap harinya.

Darren Palmer, pejabat Plans All American Pipeline mengatakan kepada LA Times bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap fasilitas itu 2 minggu yang lalu, namun masih mempelajari hasilnya.

Sejauh ini belum ada laporan tentang dampak kebocoran itu terhadap mahluk hidup di sekitar lokasi kebocoran, namun para ahli meyakini hal ini berdampak buruk terhadap lingkungan.

Linda Krop dari LSM Environmental Defense Center mengatakan kepada LA Times bahwa wilayah Santa Barbara Channel merupakan salah satu kawasan yang paling kaya secara biologis dan banyak mahluk hidup yang akan terkena dampak buruk dari insiden itu, termasuk ikan-ikan paus dan burung-burung laut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL