wildfireTepi Barat, LiputanIslam.com—Kebakaran liar terjadi di kawasan pendudukan Tepi Barat, di mana hampir 1000 penduduk ilegal Israel terpaksa meninggalkan rumah mereka. Seorang juru bicara polisi Israel menyatakan sejumlah 45 unit rumah telah rusak atau hangus terbakar.

Api juga dilaporkan menyebar di pemukiman ilegal Dolev, Alfei Menashe, dan Karnei Shomron.

Kurangnya hujan dan udara kering di kawasan tersebut menjadi salah satu faktor penyebaran api. Namun, para pejabat Israel menyatakan bahwa orang Arab atau Palestina dapat disalahkan  atas kejadian ini.

Juru bicara kepolisian mengumumkan pihak mereka telah menahan 14 orang yang diduga memicu api entah karena disengaja atau lalai.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada Jumat (25/11/16) bahwa “tidak diragukan lagi kebakaran tersebut dibuat dengan sengaja.”

Gerakan Fatah menyatakan rezim Tel Aviv memanfaatkan kebakaran ini untuk menciptakan tuduhan baru kepada warga Palestina.

“Yang terbakar adalah pohon-pohon kami dan tanah milik kami…,” tulis Gerakan Fatah.

Warga Palestina dilaporkan ikut membantu memadamkan api selama semalaman dengan mengirimkan 41 tenaga pemadam kebakaran dan 8 truk ke Haifa. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL