putri christinaMadrid, LiputanIslam.com — Pengadilan Spanyol minggu ini akan menentukan nasib saudara perempuan Raja Spanyol, Filipe VI, terkait dengan kasus penipuan dan pencucian uang yang menjeratnya.

Sebagaimana laporan BBC hari ini (23/6), Putri Christina (49 tahun) yang tidak lain adalah saudari kandung Raja Filipe VI yang baru dilantik minggu lalu, harus menghadapi sidang perkara korupsi yang menjeratnya bulan Februari lalu. Ia dianggap tidak memiliki kekebalan hukum meski saat itu adalah putri Raja Juan Carlos.

Putri Cristina dan suaminya Inaki Urdangarin dituduh melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang. Keduanya menolak tuduhan itu.

Hakim telah menyelidiki tuduhan-tuduhan bahwa keduanya telah menggelapkan dana publik juta dolar.

Urdangarin yang bergelar Duke of Palma, dan Diego Torres dituduh menerima dana haram senilai 5,6 juta euro dengan melakukan mark up tagihan terhadap 2 pemerintahan daerah atas penyelenggaraan acara olahraga yang digelar oleh organisasi nirlaba “Noos”.

Putri Christina sendiri secara resmi ditetapkan turut terlibat dalam kasus itu bulan Januari lalu, hal mana sangat mengejutkan publik karena baru pertama kali anggota keluarga kerajaan Spanyol diadili dalam perkaran korupsi. Hal itu juga dianggap mencederai kehormatan keluarga kerajaan.

Ia tidak hadir dalam pelantikan Raja Filipe minggu lalu.

Menurut beberapa sumber yang belum terkonfirmasi, Putri Christina kemungkinan bakal divonis bersalah atas tindakan pencucian uang dan penggelapan dengan ganjaran penjara selama 5 sampai 6 tahun.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL