Berlin, LiputanIslam.com–Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan, penjualan senjata negaranya ke Arab Saudi tidak bisa diteruskan di tengah isu kematian Jamal Khashoggi.

Pernyataan ini ia sampaikan hanya beberapa jam setelah Jerman, Inggris, dan Prancis merilis pernyataan bersama bahwa mereka menuntut “klarifikasi atas apa yang sesungguhnya terjadi” kepada Khashoogi.

Ketiga negara ini berpendapat pengakuan yang diberikan Saudi bahwa sang jurnalis tewas karena “berkelahi” harus disertai bukti.

“Pertama-tama, kami mengecam keras tindakan [Saudi] ini,” ucap Merkel.

“Kedua, terdapat kebutuhan mendesak untuk mengklarifikasi apa yang terjadi, kita masih jauh dari kejelasan… Sejauh ini ekspor senjata tidak akan dilakukan di tengah kondisi ini,” tegasnya.

Pada tahun ini, Jerman menyetujui ekspor senjata senilai €416,4 juta. Angka ini membuat Saudi menjadi pembeli senjata kedua terbesar bagi negara Eropa tersebut.

Khashoggi terakhir kali terlihat pada 2 Oktober di gedung konsulat Saudi di Istanbul. Beberapa minggu setelah kejadian, pemerintah Riyadh baru mengakui bahwa sang jurnalis tewas karena “berkelahi”. Namun, mereka tidak tahu bagaimana Khashoggi dibunuh atau di mana jasadnya sekarang. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*