reymond burkeRoma, LiputanIslam.com — Kardinal Raymond Burke asal AS mengaku telah diturunkan jabatannya oleh Paus Francis karena menentang langkah Paus yang mendukung pengakuan terhadap homoseksual.

Sebagaimana laporan BBC News, Sabtu (18/10), Burke mengaku kepada situs berita Buzz Feed bahwa ia telah disingkirkan dari jabatannya sebagai pejabat hukum Gereja Katholik menjadi pejabat yang lebih rendah.

Burke adalah salah seorang Kardinal yang menentang pengakuan terhadap homoseksual sebagai umat Katholik. Diduga kuat pemecatan itu terkait dengan sikapnya itu.

Paus Franciskus sendiri kini tengah memimpin sidang Sinoda Katholik untuk cenderung memberikan pengakuan kepada kaum homoseksual.

Sebuah laporan awal sidang Sinoda yang dirilis hari Senin (13/10) menunjukan dengan jelas arah kebijakan yang bakal diambil oleh Gereja Vatikan untuk mengakui homoseksualisme. Dalam laporan itu disebutkan bahwa homoseksual memiliki “pemberian dan kualitas untuk ditawarakan”.

Paus Francis sendiri kini tidak lagi canggung untuk menyebutkan kata “gay” di depan sidang resmi gereja.

Sontak, laporan yang “lebih bersahabat” kepada para homoseksual itu disambut hangat para aktifis homoseksual.

Paus Francis sendiri pada hari Senin (13/10) turut menghadiri sidang Sinoda yang berlangsung selama 2 minggu yang membahas isu-isu kekeluargaan termasuk homoseksual.

Sidang Sinoda ini digelar sebagai respon atas hasil survei yang digelar atas perintah Paus Francis tahun lalu yang menunjukkan warga Katholik menolak ajaran-ajaran gereja tentang beberapa isu kontroversi seperti sek dan kontrasepsi.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL