ukraine-navy-flaghsip-protest.siMoskow, LiputanIslam.com — Sebuah kapal perang Ukraina jenis frigat dikabarkan telah membelot ke Rusia usai mengikuti latihan perang NATO di Teluk Aden. Kabar ini menyusul pembelotan Kastaf AL Ukraina Rear Admiral Denis Berezovsky setelah dilantik oleh Presiden interim Ukraina hari Jumat (28/2).

Russia Today, hari Senin (3/3) melaporkan kapal frigat Hetman Sahaidachny milik Ukraina menolak kembali ke pangkalannya dan memilih berbelok arah menuju Rusia dengan bendera Rusia berkibar di atasnya.

Belum ada kejelasan tentang keberadaan kapal tersebut saat ini sebagaimana juga pernyataan resmi pemerintah Ukraina maupun Rusia. Namun seorang polisi Rusia menginformasikan kepada media Rusia  Izvestia bahwa kapal tersebut telah berada di wilayah Rusia.

“Kapal perang Ukraina Hetman Sahaidachny telah bergabung dengan kita hari ini. Kapal ini mengibarkan bendara St Andrew,” kata Senator Igor Morozov, anggota komisi luar negeri parlemen Rusia, kepada Izvestia kemarin, sebelum akhirnya dikutip Russia Today.

Menurut Morozov pembelotan kapal tersebut setelah mendapat perintah dari presiden terguling Viktor Yanukovich, yang masih dianggap sebagai presiden yang syah oleh para awak kapal.

Langkah tersebut merupakan susulan dari langkah serupa yang diambil oleh Kastaf AL Ukraina yang baru dilantik presiden interim Aleksandr Turchinov, Rear Admiral Denis Berezovsky. Situs resmi Aleksandr Turchinov membenarkan kabar pembelotan tersebut hari Sabtu (1/3).

Kabar pembelotan kapal frigat Ukraina tersebut juga dikonfirmasikan oleh media Ukraina, Kiev Times, yang melaporkan adanya permintaan perdana menteri interim  Ukraina Arseniy Yatsenyuk kepada perdana menteri Turki Recep Tayyip untuk melarang kapal tersebut melintasi Selat Bosporus sebelum memasuki Laut Hitam.

Kapal frigat Hetman Sahaidachny dikomandoi oleh Rear Admiral Andrey Tarasov.(ca/russia today)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*