kapal kargo bahamaMiami, LiputanIslam.com — Kapal kargo El Faro yang hilang sejak hari Kamis (1/10) menghilang di perairan Bahama setelah diserang badai Joaquin, dinyatakan telah tenggelam ke dalam laut. Demikian keterangan Pengawal Pantai AS.

Pada hari Kamis awak kapal berukuran 224 meter itu sempat mengirim tanda darurat sebelum menghilang.

Pada hari Minggu (4/10) pesawat-pesawat pencari menemukan serpihan-serpihan kapal, termasuk jaket penyelamat, kontainer dan ceceran minyak di perairan Bahama. Selain itu satu mayat yang belum teridentifikasi juga telah ditemukan.

Bersama dengan mayat tersebut sebuah perahu pernyelamat darurat yang telah rusak parah kondisinya juga ditemukan. Hal inilah yang menjadikan keyakinan bahwa kapal kargo tersebut tenggelam.

“Kami masih mencari korban yang selamat atau tanda-tanda kehidupan,” kata Kapten Mark Fedor sari satuan Pengawal Pantai AS seperti dilansir BBC News, Selasa (6/10). Namun ia menambahkan bahwa kondisinya sangat sulit untuk menemukan korban yang selamat.

Satuan pengawal pantai AS mengatakan telah melakukan pencarian di area seluas 70.000 nautikal mil untuk menemukan 33 awak kapal, 28 warga Amerika dan 5 warga Polandia.

Kapal kargo tersebut tengah dalam perjalanan dari Florida, AS, menuju Puerto Rico, ketika badai Joaquin menghantamnya. Pemilik kapal, perusahaan Tote Maritime, mengatakan kapal itu kehilangan tenaga setelah mesinya rusak. Jubir perusahaan ini mengklaim telah mengirim 2 kapal pencari dan menemukan kontainer yang menunjukkan milik kapal El Faro.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL