jen-psaki.siWashington DC, LiputanIslam.com — Amerika Serikat mengecam aksi pembakaran terhadap kantor LSM HAM asing di Chechnya, dan menyerukan pihak berwenang untuk menjamin keselamatan para aktifis yang bekerja di kawasan itu.

Kelompok Joint Mobile Group (JMG), hari Minggu (14/12), mengumumkan kantornya di Grozny musnah akibat dibakar dan dirusak setelah mereka mengecam pemimpin Chechnya yang dilantik Kremlin.

“Kami sangat cemas dengan laporan-laporan pembakaran kantor-kantor JMG dan ancaman langsung terhadap para pembela hak asasi manusia,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki, Senin, seperti dilaporkan Antara dengan mengutip AFP, Selasa (16/12).

“Kami mendesak pihak berwenang untuk menyelidiki insiden ini dan ancaman-ancaman terhadap individu-individu ini seraya menjamin keselamatan semua pembela hak asasi manusia di Chechnya dan di seluruh Rusia.”

Insiden terbaru di Grozny itu terjadi setelah serangan-serangan pembakaran pada delapan rumah yang punya kaitan dengan keluarga anggota kelompok militan yang melakukan serangan di ibu kota Chechnya itu pada 4 Desember lalu.

Ini adalah babak baru dari peristiwa intimidasi dan pembunuhan terhadap para pegiat hak asasi manusia dan wartawan yang menyelidiki penyiksaan, penculikan dan kejahatan perang Chechnya, satu provinsi di Kaukasus Utara di mana Rusia telah memerangi kelompok nasionalis dan militan Islam selama 20 tahun.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL