logo saluran TV Iran International

London, LiputanIslam.com–Kantor regulator media Inggris Ofcom tengah menyelidiki sebuah saluran TV yang memiliki jaringan dengan Arab Saudi. Saluran TV ini memuji serangan teror di Iran yang menewaskan 24 orang, termasuk anak-anak.

“Kami sedang memproses program berita ini sebagai prioritas terhadap aturan penyiaran kami,” kata jubir Ofcom kepada koran Guardian pada Senin (1/10/18).

Saluran TV bernama Iran International ini beberapa waktu yang lalu menyiarkan wawancara dengan juru bicara sebuah kelompok teroris terlarang yang memuji serangan teror di kota Ahvaz, Iran.

Jubir tersebut bernama Yacoub Hor al-Tostari dari kelompok teroris al-Ahvaziyah.

Duta Iran untuk Inggris, Hamid Baeidinejad, menyatakan bahwa kedubesnya telah mengirimkan keluhan resmi kepada pemerintah Inggris terkait siaran  Iran International ini.

Saluran TV ini diduga mendapat sokongan langsung dari pemerintah Saudi. Koran Guardian bahkan menyebutkan bahwa Iran International menerima dana $250 juta (£192 juta) dari kerajaan Saudi setiap tahun.

“Uang itu datang dari Arab Saudi, dari kerajaan,” kata seorang sumber kepada Guardian pada Selasa.

Sebelum menyiarkan wawancara terkait teror Ahvaz, Iran International sebelumnya pernah menyiarkan rekaman langsung aksi demo kelompok Mujahedin-e-Khalq (MeK) pada awal tahun ini. Padahal, menurut pemerintah Iran, kelompok MeK, atau dikenal dengan nama MKO, terlibat secara langsung atas kematian lebih dari 20.000 warga sipil Iran sejak revolusi Islami 1979. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*