menlu kanadaOttawa, LiputanIslam.com — Pemerintah Kanada, hari Jum’at kemarin (5/2), mengumumkan pencabutan sanksi-sanksi terhadap Iran dan berupaya untuk memulihkan hubungan dengan Iran.

Dalam pengumuman itu pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri Justin Trudeau itu menyatakan telah mengamandemen ‘sanksi-sanksi yang luas terhadap Iran untuk memungkinkan dilakukannya hubungan ekonomi baru yang terkontrol, termasuk mencabut sanksi larangan layanan perbankan dan keuangan, ekspor dan impor.’

Menteri Luar Negeri Stéphane Dion serta Menteri Perdagangan Chrystia Freeland dalam pernyataan itu mengatakan bahwa langkah tersebut berarti ‘perusahaan-perusahaan Kanada akan memiliki posisi yang lebih baik untuk berkompetisi di pasar global.’ Demikian seperti dilaporkan Press TV.

Media-media setempat menyebut langkah tersebut dilakukan agar perusahaan-perusahaan Kanada bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan negara lain yang kini berbondong-bondong datang ke Iran setelah pencabutan sanksi internasional terhadap Iran paska perjanjian nuklir Iran dengan negara-negara besar dunia.

Namun demikian Kanada tetap akan memberlakukan pembatasan ketat terhadap ekspor ke Iran atas produk-produk yang dianggap ‘sensitif bagi keamanan.’

Media Kanada menyebutkan Menteri Luar Negeri Minister Dion juga menyebutkan tentang pertimbangan untuk memulihkan hubungan diplomatik kedua negara yang diputuskan sepihak oleh Kanada tahun 2012, oleh pemerintahan terdahulu.

Minggu lalu ia mengatakan, jika Airbus bisa menjual produknya ke Iran, maka perusahaan Kanada Bombardier Inc seharusnya juga bisa menjual produk-produknya ke Iran.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL