kampanye anti mata-mataBerlin, LiputanIslam.com — Sebuah kampanye yang dilakukan oleh kelompok aktifis sipil Jerman dilangsungkan untuk menentang praktik-praktik mata-mata terhadap warga sipil, hari Senin (28/9) kemarin.

Dalam kampanye itu para aktifis kelompok Intelexit mendesak para staff dinas inteligen Amerika NSA dan dinas inteligen Inggris GCHQ untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya karena dianggap bertentangan dengan hati nurani. Demikian seperti dilaporkan Press TV, Selasa (29/9).

Kelompok ini mengawali aksinya dengan memasang sejumlah billboards di dekat kantor perwakilan kedua badan inteligen itu.

“Dengarkan suara hatimu, bukan suara telepon masyarakat,” demikian bunyi salah satu billboard tersebut yang dipasang di sebuah pangkalan militer yang menjadi kantor cabang National Security Agency di kota Darmstadt.

Di dekat kantor perwakilan GCHQ di Cheltenham, Gloucestershire, juga tampak billboard serupa.

“KOmunitas inteligen memerlukan ‘pintu belakang’,” adalah bunyi pesan pada billboard lainnya yang isinya menyindir kalangan inteligen yang menghendaki payung hukum untuk menyediakan akses lebih luas terhadap komunikasi publik.

Sebuah billboard lain yang dipasang di atas kendaraan juga dipasang di kantor NSA di Fort Meade, Maryland, AS.

Para aktifis juga membagi-bagikan ‘flier’ yang menyediakan informasi berisi dukungan kelompok itu kepada siapa pun yang hendak mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai mata-mata.

Kelompok ini juga melancarkan kampanyenya melalui faksimili, email, dan telepon yang ditujukan kepada semua kantor cabang NSA.

NSA dan GCHQ menjadi sasaran kecaman setelah diketahui terlibat dalam sejumlah aksi-aksi mata-mata terhadap warga Jerman.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL