pembersihan atribut kampanye di masa tenang (foto:Metrosiantar.com)

pembersihan atribut kampanye di masa tenang (foto:Metrosiantar.com)

Semarang,LiputanIslam.com–Kesadaran politik masyarakat tampaknya semakin meningkat. Hal ini terbukti dari sikap tegas warga sebuah keluarahan di Semarang yang mengusir caleg PKS yang memanfaatkan masa tenang untuk kampanye.

Hal itu terjadi di RT 8/RW XI, Kelurahan Gisik Drono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah. Minggu (6/4) malam, para bapak-bapak sedang berkumpul menggelar arisan di rumah ketua RT yang bernama Agus.

Johan Rifai, caleg nomor urut 7PKS Kota Semarang yang bertarung di Dapil 1 Kota Semarang (Semarang Barat dan Semarang Selatan) yang saat ini masih menjadi anggota DPRD Kota Semarang ikut hadir. Dia pun sempat memaparkan program kerja dan janji soal pembetonan jalan di RT tersebut. Johan juga sebelumnya telah memberikan bantuan uang Rp 1 juta untuk RT itu. Karena kesal, warga pun mengusir Johan.

Menurut saksi mata, Ibu Suyadi, saat diusir warga, Johan yang menjabat sebagai Bendahara DPD PKS  Kota Semarang ini sempat meminta maaf kepada warga.

Pelanggaran masa tenang oleh PKS juga terlihat dari masih berkibarnya bendera dan spanduk para caleg. Namun pelanggaran seperti ini tidak hanya dilakukan oleh PKS melainkan juga partai-partai lain. Misalnya, di perempatan Semper, Jakarta Utara, spanduk caleg PKS Adang Darajatun masih berkibar. Sementara di kawasan Jalan STM Walang Jakarta Utara, terpampang atribut caleg DPR seperti Ahmad Syahroni (NasDem), Andi Nurpati (Demokrat), maupun Effendy Simbolon (PDIP), selain juga bendera-bendera PKS dan PPP.(dw/merdeka.com/inilah.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL