Sumber: Palapa Pos

Jakarta, LiputanIslam.com — Kamis pagi (3/10), DKI Jakarta peringkat keempat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia menurut laman AirVisual.com pada pukul 06.00 WIB.

Peringkat tersebut setara dengan nilai polutan sebesar 80.2 µg/m³ dengan perimeter PM 2.5. Peringkat ini naik 4 poin berdasarkan AQI dari kualitas udara Jakarta Kamis pekan lalu sebesar 160.

Kualitas udara Jakarta saat ini mencapai angka 164 berdasarkan AQI atau indeks kualitas udara dengan status udara tidak sehat.

Posisi pertama, kedua, dan ketiga diduduki oleh Kuwait, Dhaka, dan Dubai.

Sementara, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akan menggelar sidang lanjutan kasus polusi udara di Jakarta pada Kamis (3/10/2019) ini.

Gugatan atas kasus itu antara lain di diajukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Greenpeace Indonesia, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), 31 orang yang tergabung dalam Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota), dan Forum Ibu Kota (Fakta) yang menjadi penggugat intervensi.

Baca juga: Polusi Udara dalam Tubuh Kita

Mereka melayangkan gugatan warga negara atau citizen law suit (CLS) kepada sejumlah lembaga pemerintahan melalui PN Jakarta Pusat.

“Terdapat tujuh tergugat. Mereka adalah Presiden RI, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Gubernur DKI Jakarta, serta turut tergugat Gubernur Jawa Barat, dan Gubernur Banten,” ujar Ayu, pengacara publik dari LBH. (Ay/Antara/Kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*