livniTel Aviv, LiputanIslam.com — Publik Israel kini tengah dihebohkan dengan kabar tentang Palestina yang siap melakukan langkah kompromi besar dengan mengakui keberadaan Israel sebagai negara yahudi. Selain masalah pembangunan pemukiman ilegal yahudi, pengakuan Palestina terhadap negara Israel merupakan kendala terbesar tercapainya perdamaian Palestina-Israel.

Media-media Israel menyebutkan sumber mumculnya kabar tentang kompromi Palestina tersebut berasal dari Tzipi Livni, Menteri Hukum yang juga ketua tim negosiasi Israel dalam perundingan damai dengan Palestina. Disebutkan, Livni mengatakan di hadapan para anggota parlemen Israel bahwa “Israel akan mendapatkan kejutan”, menyebutkan tentang pengakuan Palestina tersebut.

Pernyataan Livni tersebut dilakukan dalam perdebatan yang digelar oleh Komisi Kementrian untuk Urusan Legislatif, hari Minggu (9/2). Komisi ini tengah membicarakan tentang amandemen UU Pendidikan Nasional yang akan memasukkan klausal baru yang berbunyi, “Mendidik untuk nilai-nilai negara Israel sebagai negara yahudi.”

Dalam perdebatan yang berlangsung sengit, Menteri urusan Pensiun Uri Orbach mengatakan kepada Lipvi: “Bagi kami sangat jelas bahwa Israel adalah negara yahudi yang tidak akan pernah diakui Palestina.”

Namun secara mengejutkan dikabarkan, Livni menjawab: “Tunggu, Anda akan terkejut. Bagaimana jika mereka bersedia untuk mengakui kita sebagai negara yahudi, maukah Anda membagi tanah ini dengan mereka.”

Para hadirinpun terkejut dengan pernyataan Livni tersebut. Namun, tidak kalah mengejutkan lagi adalah jawaban Orbach: “Bahkan jika mereka (Palestina) tidak mengakui, saya mau melakukannya (membagi tanah dengan Palestina).”

Amandemen itu sendiri akhirnya disetujui.(ca/ynet.news)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL