miskin inggrisLondon, LiputanIslam.com — Jutaan warga miskin Inggris mengalami kekurangan gizi. Demikian lembaga pemerintah Family Food melaporkan.

Sebagaimana dilansir Russia Today, Ahad (28/12), Family Food melaporkan 10% warga termiskin Inggris atau berjumlah sekitar 6,4 juta orang tidak mendapatkan makanan yang cukup untuk mendukung berat badan mereka.

Laporan yang dipublikasikan oleh Departemen Lingkungan, Makanan dan Urusan Pedesaan menemukan bahwa sekitar 6,4 juta warga tersebut hanya mengkonsumsi 1.997 kalori, lebih rendah dari kebutuhan kalori minimal sebesar 2.080 kalori.

“Data itu sangat mengagetkan saya. Hal ini baru terjadi setelah Perang Dunia Kedua, jika Anda miskin maka Anda tidak akan bisa mendapatkan makanan yang cukup,” kata Chris Goodall, penulis terkenal tentang energi.

Goodall menunjuk pada kesenjangan ekonomi di Inggris antara golongan miskin dan kaya. Pada tahun 2001/2002 kesenjangan itu relatif kecil dengan kelompok kaya mengkonsumsi 4% kalori lebih banyak, sementara tahun lalu angkanya sudah melonjak menjadi 15 persen.

Data juga menunjukkan bahwa pada tahun 2013 golongan miskin harus mengeluarkan 22% lebih banyak penghasilannya dari tahun 2007, sementara pada saat yang sama penghasilannya menurun 6,7%.

“Cerita tentang orang-orang yang kesusahan kini mulai menampakkan dirinya dalam data-data itu dan itu adalah tanda-tanda yang buruk. Saya rasa jumlah itu adalah tanda yang kuat dari masalah ini. Sifat dan jumlah masalah itu membutuhkan pekerjaan berat untuk diatasi,” kata Liz Dowler, profesor kebijakan publik dari Warwick University, kepada Independent.

“Anak-anak yang kekurangan gizi tidak bisa berkonsentrasi di sekolah, menderita demam dan batu sepanjang waktu. Ini adalah sesuatu yang sangat buruk,” tambahnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL