London, LiputanIslam.com–Presiden Ekuador, Lenin Moreno, dikabarkan telah melakukan perjanjian dengan pemerintah Inggris untuk mencabut suaka terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange.

Moreno akan mengunjungi Inggris sebagai bagian dari perjalanannya di Eropa antara 22-28 Juli. Karena kunjungannya ini tidak resmi, dia tidak diharapkan bertemu dengan pejabat tinggi Inggris, dan alih-alih hanya berpartisipasi dalam Global Disability Summit yang diselenngarakan oleh pemerintah Inggris.

Namun, menurut jurnalis dan pengacara Glenn Greenwald, pemimpin Ekuador ini diperkirakan akan memanfaatkan perjalanan ini untuk “memfinalisasi perjanjian yang akan mencabut suaka atas Julian Assange.”

Glenn Greenwald sendiri merupakan jurnalis yang terkenal atas laporannya tentang program mata-mata AS berdasarkan dokumen yang dibocorkan oleh Edward Snowden.

Greenwald juga mendukung dan membela Wikileaks dan para “whistleblower” yang membocorkan dokumen-dokumen rahasia kepada website tersebut selama bertahun-tahun.

Menurut Greenwald, Presiden Ekuador “telah mendekati finalisasi” perjanjian, di mana Assange dapat diusir dari Kedutaan Ekuador dan diserahkan kepada pemerintah Inggris “setidaknya pada minggu ini.”

Jika Assange diserahkan, tidak ada jaminan bahwa pemerintah Inggris tidak akan mengekstradisi pendiri WikiLeaks itu ke AS, yang sudah bertekad memenjarakannya karena mempublikasikan dokumen-dokumen rahasia negara. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*