militer thailandBangkok, LiputanIslam.com — Junta militer Thailand mengumumkan program pemulihan ekonomi, Senin (2/6). Prioritas utama program tersebut adalah memperbaiki kondisi fiskal dan memulihkan kepercayaan investor asing.

Demikian pengumuman junta militer yang disampaikan oleh Kepala Staff AU Marsekal Prajin Juntong dalam konperensi pers kemarin.

Sementara itu sejumlah aksi demonstrasi menentang kudeta militer masih terjadi di beberapa titik di kota Bangkok selama akhir pekan lalu. Namun aksi demonstrasi besar-besaran sebagaimana diserukan para aktifis melalui jejaring sosial, tidak terlaksana. Pada hari Senin (2/6) aktifitas bisnis kembali normal di Bangkok. Demikian laporan BBC.

Dalam program pemulihan yang disampaikan Marsekal Prajin tercakup beberapa prioritas jangka panjang, termasuk janji untuk tidak melampaui belanja negara yang ditetapkan dalam RAPBN mendatang.

Dalam jangka pendek, program yang akan dilakukan adalah mempertahankan harga BBM serta melakukan rekonstruksi pajak secara lebih luas.

Para analis percaya bahwa langkah junta militer menunjukkan langkah kebijakannya secara detil menunjukkan bahwa mereka menginginkan untuk tetap berkuasa selama jangka waktu tertentu.

Pemimpin junta militer merangkap perdana menteri sementara, Jendral Prayuth Chan-ocha pada hari Jumat lalu mengumumkan bahwa pemilu mendatang baru akan dilaksanakan setelah lebih dari satu tahun untuk memberi kesempatan dilakukannya rekonsiliasi dan reformasi politik.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL