yingluck-shinawatraBangkok, LiputanIslam.com — Junta militer Thailand mengijinkan mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra untuk pergi ke luar negeri, sejak kudeta militer tanggal 22 Mei lalu.

Jubir militer Thailand menyebutkan, permohonan ijin untuk keluar negeri oleh Yingluck telah disetujui karena yang bersangkutan telah menunjukkan sikap “low profile” selama ini.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Yingluck akan pergi ke Perancis untuk menghadiri ulang tahun kakak kandungnya, mantan perdana menteri sekaligus konglomerat Thaksin Shinawatra. Demikian laporan BBC hari Kamis (17/7).

Thaksin yang akan berumur 65 tahun pada 26 Juli mendatang, dikudeta oleh militer pada tahun 2006. Selanjutnya ia menjalani hidupnya di pengasingan setelah pengadilan Thailand mendakwanya dengan tindakan korupsi.

Yingluck akan berada di luar negeri antara tanggal 20 hingga 10 Agustus, demikian keterangan junta militer Thailand.

Yingluck diturunkan dari kekuasaan oleh Mahkamah Konstitusi setelah pemerintahannya terus-menerus mendapat aksi-aksi demonstrasi kelompok-kelompok oposisi hingga menewaskan 28 orang.

Para demonstran menuduh Yingluck dikendalikan oleh Thaksin Shinawatra, terutama setelah Yingluck berusaha menggoalkan undang-undang amnesti yang ditujukan untuk membebaskan Thaksin dari jeratan hukuman.

Saat ini Yingluck masih harus menghadapi perkara korupsi terkait program subsisi beras murah yang dijalankannya selama memimpin Thailand.

Rezim junta miler sendiri menyatakan pemilu demokratis baru bisa dilaksanakan setelah bulan Oktober 2015 mendatang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL