ISrael Gaza SmokeGazaCity, LiputanIslam.com – Jumlah korban tewas akibat serangan brutal Israel di Jalur Gaza meningkat menjadi 961, setelah tubuh-tubuh tak bernyawa berhasil dikeluarkan dari timbunan reruntuhan. Lebih dari dua lusin mayat ditemukan di Beit Hanoun, setelah sebelumnya disepakati gencatan senjata selama 12 jam yang dimulai pada hari Sabtu. Sedangkan korban luka, mencapai 5.700 warga. Demikian laporan Press TV, 26 Juli 2014.

Menurut keterangan PBB, 80% korban jiwa dalam serangan di Jalur Gaza adalah wanita dan anak-anak. Hingga kini, jumlah anak-anak yang tewas mencapai 200 orang.

Pada hari Jumat, pejuang Palestina Hamas dan Tentara Zionis Israel sepakat untuk melakukan gencatan senjata selama 12 jam, dengan mediasi PBB. Tujuannya, untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang menjadi sasarans serangan.

Hamas hanya mau mendandatangani kesepakatan gencatan senjata yang sifatnya permnen dengan Israel, hanya jika Rezim Zionis mencabut blokadenya di Jalur Gaza. Selain itu, syarat Hamas, tahanan Palestina harus dibebaskan.

Jalur Gaza telah diblokade sejak JUNi 2007. Akibatnya, di wilayah itu ditimpa berbagai kesulitan, kemiskinan, pengangguran, dan terpuruknya kesehatan. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL