asange-sydneyLondon, LiputanIslam.com — “Peniup peluit” Julian Assange mengatakan akan segera meninggalkan tempat perlindungan di kedubes Ekuador di London. Namun ia tidak menyebutkan tujuan selanjutnya.

Selama 2 tahun Assange berlindung di kantor kedubes Ekuador di London setelah dituduh terlibat tindakan asusila di Swedia dan menghadapi ancaman penangkapan jika meninggalkan kantor kedubes.

Jubir Wikileaks, Kristinn Hrafnsson, mengatakan kepada wartawan, pihaknya akan segera membawa pergi jika Inggris telah mengendorkan ancaman penangkapan terhadadap Assange.

“Rencananya adalah, seperti biasa, segera meninggalkan Inggris jika pemerintah memutuskan untuk menghargai kewajibannya dalam hubungan internasional,” kata Hrafnsson seperti dikutip Russia Today, Selasa (19/8).

Assange (43 tahun) menghadapi panggilan penyidik Swedia atas tuduhan tindakan pelecehan seksual terhadap 2 wanita pada tahun 2010. Ia menolak tuduhan itu dan mencari perlindungan hukum ke kedubes Ekuador segera setelah MA Inggris menolak permohonannya untuk tidak diekstradisi ke Swedia.

Sejak itu polisi pun melakukan penjagaan non-stop di luar gedung kedubes untuk menangkapnya.

Berbicara kepada pers di gedung kedubes, Assange mengatakan, “Saya mengerti bahwa Kristinn Hrafnsson telah mengetakan bahwa ia bisa memastikan saya akan meninggalkan kedubes ini segera.”

Ia menolak desas-desus yang menyebutkan kemungkinan ia akan pergi untuk menjalani perawatan kesehatan.

Assange mengungkapkan kekhawatirannya bahwa ia akan diekstradisi ke AS setelah dirinya membocorkan sejumlah besar dokumen rahasia tentang perang Irak dan Afghanistan. Namun pengadilan Inggris menegaskan bahwa ia hanya akan diekstradisi ke Swedia.

Sementara itu Menlu Ekuador Ricardo Patino mengatakan bahwa kemungkinan besar akan tinggal di kedubes untuk jangka waktu lama.

“Lima tahun? 10 tahun?” Kata Patino kepada wartawan yang mewawancarainya.

“Kini saatnya untuk membebaskan Assange. Kini saatnya HAM untuk dihormati sepenuhnya,” tambah Patino.

Sementara jubir kemenlu INggris menyerukan kepada pemerintah Ekuador untuk membantu “menghentikan situasi yang sulit dan mahal”.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL