bidenWashington, LiputanIslam.com— Joe Biden, Wakil Presiden AS, mengkritik keras Donald Trump, dengan mengatakan bahwa sang presiden terpilih harus mulai “menjadi dewasa” dan “bersikap seperti orang dewasa”.

Komentar itu dilayangkan Biden dalam wawancara dengan kantor berita PBS News pada Kamis (5/01/16), setalah Trump mengolok-olok pejabat tinggi Partai Demokrat, Chuck Schumer, pemimpin minoritas Senat Demokrat dengan sebutan “pemimpin badut.” Ia juga merendahkan badan intelijen AS karena memberikan tuduhan interfensi Rusia pada pemilihan presiden November lalu.

“Dewasalah Donald, jadilah dewasa, Anda adalah presiden. Anda harus melakukan sesuatu, perlihatkan kami kemampuan Anda,” katanya.

“Anda mau mengajukan legislasi, kami akan memperdebatkannya. Biarkan publik memutuskan, biarkan mereka melakukan voting di Kongres, dan mari kita lihat apa hasilnya. Nanti akan menjadi jelas siapa yang kami dukung dan siapa kami lawan,” kata Biden.

Joe Biden juga mengecam skeptisme Trump terhadap agensi intelijen AS. “Seorang presiden yang tak mempercayai dan tak mau mendengar agensi intelijen seperti CIA adalah suatu hal yang bodoh,”

“Ketika Anda mengaku  memiliki pengetahuan lebih dari badan intelijen, itu seperti halnya mengatakan bahwa saya lebih berpengetahuan tentang pelajaran fisika dibanding profesor saya—Saya tidak penah baca buku, tapi saya tahu saya lebih tahu,”

Biden menambahkan, boleh-boleh saja mempertanyakan sikap badan intelijen dan tidak setuju dengan mereka. Tapi, mengkritisi badan intelijen dengan menyatakan diri “lebih tahu dari mereka” akan menjadi suatu hal yang buruk untuk publik. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL