Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump berencana mengundang Presiden Rusia Valdimir Putin ke Gedung Putih. Ia mengungkapkan pertanyaan apa yang ingin ajukan kepada Putin dalam pertemuan itu.

Dalam penerbangan di pesawat kepresidenan ke Prancis untuk bertemu Presiden Emanuel Macron, Trump menjawab pertanyaan dari para wartawan terkait hal ini.

“Di waktu lainnya saya bertemu Putin, saya kan bertanya padanya: Anda sebenarnya di pihak siapa? Karena saya tidak percaya dia mendukung saya. [Saya membuat] militer yang kuat, dinding pembatas yang kuat,”  katanya.

Ia menambahkan, dugaan dukungan Putin untuknya meragukan karena dirinya berniat mendirikan ekonomi AS yang kuat untuk “bersaing dengan Rusia.”  Trump sendiri menolak keras dugaan kolusi dengan Rusia, dengan menyebutkan bahwa naratif “Trump-Rusia” hanyalah “permainan media yang buruk bagi negara.”

Trump juga menyatakan bahwa ia akan mengundang sang pemimpin Rusia ke Gedung Putih, meski waktunya bukan sekarang.

“Saya pikir ini bukan waktu yang tepat, tapi ya, saya akan mengundangnya,” ujarnya.

“Mari kita menjadi orang pintar, bukan orang bodoh. [Jika saya] mengatakan saya tak akan mengundangnya… semua teman saya di Kongres akan berkata, ‘oh dia sangat hebat’. Saudara-saudara, [Rusia] adalah negara dengan energi nuklir terkuat kedua di dunia. Jika Anda tak melaksanakan dialog, Anda pasti bodoh. Bodoh.” tegasnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL