London, LiputanIslam.com—Pemimpin partai buruh Inggris, Jeremy Corbyn, menolak ide “hubungan spesial” antara AS dan Inggris, bahwa Washington bukanlah mitra paling penting bagi London.

Corbyn mengatakan, Inggris memiliki banyak hubungan penting di seluruh dunia, seperti dengan Cina dan India. Ia pun menolak mengakui hubungan historis dengan AS yang dimulai setelah Perang Dunia ll.

Penyataan ini diucapkan Corbyn dalam wawancara dengan ITV pada Minggu (14/1/18), tak lama setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungannya ke London pada Februari depan karena ancaman unjuk rasa.

“Hubungan dengan AS penting secara kultural dan ekonomi… [Tapi] hubungan perdagangan yang kita miliki di seluruh dunia, selain dengan UE, tapi juga dengan India dan Cina…. sangat penting,” katanya.

“Juga hubungan kita dengan institusi internasional seperti PBB sangat penting,” tambahnya.

Sebutan “Hubungan Spesial” merupakan sebutan tidak resmi untuk hubungan politik, diplomatik, ekonomi, militer, dan budaya antara AS dan Inggris. Sebutan ini pertama kali digunakan dalam pidato PM Inggris, Winston Churchill, pada 1946.

Meski Corbyn mengakui bahwa memiliki kedekatan dengan AS adalah hal yang penting karena Amerika adalah “kekuatan militer dan ekonomi besar dunia,” namun ia menilai tidak ada yang “berhasil mendefinisikan arti dari hubungan spesial.”

Pembatalan kunjungan Trump ke Inggris, menurut menlu Inggris Boris Johnson, diakibatkan oleh perlawanan publik dan politik yang kuat terhadap Trump.

Pada bulan lalu, Trump sempat menimbulkan kemarahan dari politisi Inggris karena mengulang tweet yang berisi video hasutan anti-Muslim yang diunggah oleh wakil pemimpin kelompok sayap kanan Britain First, Jayda Fransen. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*