main_whale_2Tokyo, LiputanIslam.com — Para pemburu paus Jepang di sebuah kota pesisir memulai musim berburu paus tahun ini dengan menggelar pesta makan daging paus bersama anak-anak sekolah.

Di kota Wada, Provinsi Chiba yang terletak 100 km selatan Tokyo, hari Kamis (26/6), puluhan anak-anak berumur sekitar 10 tahun menyaksikan dengan antusias saat para pekerja memotong-motong ikan paus Baird sepanjang 10 meter sebelum dimasak dan akhirnya disajikan sebagai hidangan. Demikian laporan CNN.

Berburu ikan paus masih menjadi mata pencaharian sebagian besar nelayan di Wada, dan mereka tidak ingin mata pencaharian itu ditinggalkan oleh anak-anak mereka. Dengan pesta itulah anak-anak diajarkan tentang sejarah perburuan ikan paus, biologi ikan paus dan cara mengolahnya menjadi makanan.

Para nelayan mengatakan bahwa pendahulu mereka telah menangkap dan mengkonsumsi ikan paus sejak ratusan tahun yang lalu. Musim berburu tahun ini yang dimulai tanggal 20 Juni lalu, adalah yang pertama setelah mahkamah internasional mengeluarkan larangan bagi perburuan ikan paus di Antartika. Mahkamah internasional beralasan bahwa perburuan ikan paus tidak memiliki nilai sains yang valid.

Sementara di kota Minamiboso, di mana Wada merupakan bagiannya, memiliki pelabuhan pengolahan ikan paus bagi nelayan kecil yang dikecualikana dari larangan tersebut.

Tahun ini Gaibo Whaling Company telah memburu 6 ikan paus di lepas pantai kota itu dan tengah merencanakan untuk menangkap 24 ikan paus lagi sebelum musim berburu berakhir pada bulan Agustus.

Meski mendapat tekanan masyarakat internasional, Jepang tetap mempertahankan misi penelitian ikan paus di barat laut Pasifik. Jepang juga berusaha merevisi program Antartikanya agar pemburu paus tetap bisa beroperasi tanpa melanggar larangan mahkamah internasional.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL