pejabata jepang di korutPyongyang, LiputanIslam.com — Para pejabat Jepang berada di ibukota Korea Utara (Korut) Pyongyang untuk membicarakan penyelidikan atas sejumlah warga Jepang yang diculik pada tahun 1970-an dan 1980-an. BBC News melaporkan.

Ini adalah delegasi pertama Jepang yang dikirim ke Korut untuk membicarakan masalah itu selama 10 tahun terakhir. Mereka akan berusaha mendapatkan informasi tentang 12 warga Jepang yang diyakini telah diculik oleh inteligen Korut untuk melatih intel-intel Korut menyusup wilayah kepabeanan Jepang.

Sampai saat ini Jepang dan Korut tidak memiliki hubungan diplomatik, dan hubungan keduanya didominasi oleh trauma masa lalu akibat pendudukan Jepang atas Korea selama dan menjelang Perang Dunia II lalu.

Jepang menuduh Korut telah menculik 17 warganya, 5 di antaranya telah dikembalikan tahun 2002. Sementara Korut mengklaim bahwa ke-12 warga Jepang lainnya tidak pernah masuk ke wilayah Korut, atau telah meninggal.

Sekretaris kabinet Jepang Yoshihide Suga, hari Senin (27/10) mengatakan kepada wartawan: “Kami akan menggunakan kunjungan ini untuk mengatakan kepada pimpinan Korut bahwa Jepang menganggap kasus penculikan ini sebagai prioritas.”

“Kami ingin mereka menjelaskan status penyelidikan kasus ini. Dalam pertemuan itu, kami akan meminta mereka untuk melakukan penyelidikan dengan cepat dan bersikap jujur atas respon mereka terhadap Jepang,” tambahnya.

Pertemuan terakhir antara pejabat kedua negara terjadi bulan September lalu untuk membahas masalah-masalah terkait dengan Cina.

Jepang mencabut sebagian sanksi atas Korut pada bulan Juli sebagai respon atas persetujuan Korut untuk menggelar penyelidikan atas nasib warga Jepang yang tinggal di Korut, terutama para korban penculikan. Namun Korut tidak memenuhi kesepakatan untuk memberikan laporan awal penyelidikan itu September lalu dengan alasan belum mendapatkan informasi memadai.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL