whale huntingTokyo, LiputanIslam.com — Jepang akan memulai lagi perburuan ikan paus tahun depan, meski komisi paus internasional (IWC) menyebut tindakan itu sebagai ilegal.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, langkah itu diambil Jepang setelah pada hari Kamis (18/9) IWC menetapkan perburuan ikan paus Jepang sebagai tindakan ilegal karena bukan untuk keperluan riset dan karenanya harus dihentikan.

Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menyebut keputusan IWC itu sebagai “disesalkan”.

Jepang selama ini selalu mengklaim penangkapan tahunan ikan paus yang dilakukannya adalah untuk keperluan riset. Namun ternyata daging-daging paus beredar di pasar-pasar.

Keputusan menetapkan perburuan paus Jepang sebagai tindakan ilegal dilakukan setelah dilakukan pemungutan suara anggota-anggota IWC dengan suara 35 banding 20. Pertemuan IWC digelar di Slovenia.

Ketetapan IWC tersebut mengadopsi keputusan International Court of Justice (ICJ) yang menetapkan bahwa perburuan ikan paus Jepang tidak sesuai dengan persyaratan sebagai “keperluan ilmiah”.

Selama ini IWC mengijinkan perburuan paus oleh kelompok-kelompok tradisional untuk sekedar konsumsi sendiri, misalnya orang-orang Inupiat di Alaska, atau warga Pulau Flores, Indonesia.

Ketetapan tersebut memaksa Jepang menghentikan perburuan paus musim di Pasifik Selatan tahun 2014-2015, namun perburuan yang lebih kecil masih berlangsung di Pasifik Utara.

Suga mengatakan bahwa Jepang akan berusaha menyesuaikan dengan aturan-aturan yang memungkinkan perburuan untuk keperluan ilmiah diijinkan.

“Kami sekarang tengah mempersiapkan rencana baru program perburuan paus untuk keperluan ilmiah untuk tahun  2015/2016, sebuah rencana yang sesuai dengan peraturan ICJ,” katanya.

“Tindakan-tindakan kami adalah berdasarkan pada peraturan internasional, fakta-fakta saintifik dan perjanjian internasional tentang ikan paus.”

Pada tahun 1986 perjanjian internasional tentang perburuan ikan paus ditandatangani. Setahun kemudian Jepang memulai program perburuan ikan pausnya.

ICJ menyebutkan bahwa Jepang telah menangkap sekitar 3.600 ikan paus minke sejak tahun 2005. Hal ini menimbulkan protes internasional, termasuk dari pemerintah AS dan Australia.

Meski dianggap tidak biasa oleh orang-orang kebanyakan, mengkonsumsi daging paus di Jepang merupakan sebuah kebiasaan. Anak-anak di beberapa kota pelabuhan bahkan mendapatkan pelatihan tentang perburuan ikan paus, termasuk pengolahan dagingnya menjadi makanan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL