Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Divisi Fatemiyoun (DF) yang menyertai Pasukan Arab Suriah (SAA) dalam operasi militer di kawasan Badiyah Suriah telah mencapai perbatasan Suriah – Irak bersama jenderal tersohor Iran Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds yang bernaung di bawah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Senin (12/6/2017).

Kantor berita Tasnim milik Iran melaporkan bahwa DF yang terdiri atas milisi dari Afghanistan mulai bergerak menuju perbatasan Suriah-Irak setelah melanjutkan operasi militernya yang dimulai bulan lalu bersama tentara Suriah dan pasukan-pasukan resistensi (muqawamah) lainnya.

Divisi Fatemiyoun, SAA dan sekutunya telah mencapai perbatasan itu sejak dua hari sebelumnya. Mereka berhasil menerjang “garis-garis Amerika” yang sempat diterapkan melalui serangan udara.

Suriah dan Iran memiliki perbatasan bersama sepanjang lebih dari 600 kilometer. Perbatasan ini semula dikuasai oleh ISIS sebelum dimulainya operasi pembebasan kota Mosul yang berjarak lebih dari 400 kilometer dari kawasan perbatasan berupa gurun sahara tersebut.

Keberhasilan pasukan Suriah dan Irak mencapai perbatasan merupakan kekalahan telak bagi kawanan teroris takfiri ISIS yang secara diam-diam didukung oleh AS, dan dengan demikian jalur logistik ISIS di antara kedua negara akan segera terputus total.

Sementara itu, sedikitnya 60 teroris ISIS tewas dan puluhan lainnya luka-luka diterjang operasi militer SAA yang berlanjut di kota Deir Ezzor, Suriah timur, Senin.  Dalam peristiwa ini beberapa mobil bersenapan otomatis milik ISIS juga hancur. (mm/alalam/sana)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL