sapiBanyumas, Liputanislam.com — Jelang Hari Raya Idhul Adha 1435 H, harga sapi dan kambing pun melambung. Saat ini, seekor sapi dewasa sudah menembus Rp 16 juta, naik 4 juta dari harga normal. Sedangkan seekor kambing mencapai harga Rp 2,7 juta, naik senilai Rp 700 ribu.

Kenaikan harga sapi dan kambing jelang hari raya dianggap wajar, asalkan tetap dikontrol. Saat ini, pemerintah Banyumas menyiapkan stok sapi dan kambing agar kenaikan harga di pasaran tidak gila-gilaan.

“Stok sapi di Banyumas, saat ini dirasa masih mencukupi tingkat konsumsi di Banyumas, dengan jumlah populasi sapi sekitar 16.000 ekor. Seandaianya, ada kekurangan pun itu sedikit. Itu diantisipasi dengan men-droping sapi dari tempat lain,” kata Sugiyatno, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan seperti dilansir Jpnn.

Sementara itu, anggota Asosiasi Peternak Banyumas, Taukhidin,  menyatakan bahwa Idul Adha menjadi kesempatan peternak sapi meraup untung banyak. Keuntungan peternak, dapat mencapai empat juta rupiah per ekornya.

“Saat bulan puasa hingga belum lama ini, harga satu ekor sapinya hanya 12 juta rupiah. Saat ini, memang dapat mencapai 16 juta rupiah. Saya menjual sapi di pasar Ajibarang, Sokaraja, dan Bumiayu, bisa untung empat juta per ekornya,” papar Taukhidin.

Pedagang sapi asal desa Kranggan, Slamet, mengungkapkan, saat Idul Adha menjadi masa panennya peternak sapi dan kambing, pasalnya, permintaan daging sapi dan kambing meningkat drastis, dari pada bulan-bulan lain.

“Saya sih senang, ketika masuk bulan besar. Soalnya, kan harganya jelas naik,” ungkap Slamet.

Tarsono, peternak kambing asal Ajibarang mengatakan, meskipun keuntungannya tidak sebanyak penjualan sapi, namun penjualan satu ekor kambingnya dapat mencapai Rp 2,5 juta hingga R 2,7 juta per ekornya. (ph)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL