Sumber: Liputan6

Jakarta, LiputanIslam.com — Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengingatkan jasa bangsa Palestina bagi perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan.

“Bangsa Palestina telah berjasa mendukung kelahiran Republik Indonesia sebagai negara yang merdeka. Sudah seharusnya Indonesia membela Palestina,” kata Hidayat dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Jumat (29/11).

Mengingatkan jasa tersebut, ia meminta Indonesia untuk serius membela Palestina dengan menentang tindakan-tindakan sepihak yang dilakukan oleh zionis Israel dan sekutunya sejak 1948.

“Misalnya dengan menentang klaim terhadap Yerusalem, Golan, dan lembah Yordan; pembantaian pada awal November 2019 di Jalur Gaza; serta pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat,” katanya.

Ia mengemukakan bahwa Indonesia seharusnya bisa memanfaatkan secara maksimal posisinya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendukung Palestina.

Apalagi, Majelis Umum PBB pada 19 November 2019 telah menegaskan kembali hak bangsa Palestina untuk merdeka, berdaulat, dan menentukan kehendak sendiri dalam rancangan resolusi yang sudah disetujui 166 negara anggota PBB.

Baca juga: Bertemu Wapres, Ini 6 Kesepakatan Bersama Ormas Islam

“Pembelaan terhadap Palestina berhubungan erat dengan amanat konstitusi Indonesia. Alinea pertama Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan penghapusan seluruh penjajahan di atas dunia karena tidak seusai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” kata Hidayat.

Hidayat mengatakan Hari Solidaritas Palestina Internasional yang diperingati setiap 29 November merupakan upaya komunitas internasional untuk mempertahankan komitmen internasional dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Hal itu menunjukkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara jelas berkomitmen membela hak bangsa Palestina untuk mendirikan negara berdaulat sekaligus menegaskan bahwa pendudukan dan penjajahan zionis Israel harus dihentikan.

Menurut Hidayat, Pemerintah Indonesia dapat segera menerapkan kebijakan boikot tersebut dengan mengambil contoh gerakan boikot, divestasi, dan pemberian sanksi yang dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat yang cukup efektif menekan zionis Israel. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*